PRODUSEN KONDOM BERSTANDART INTERNATIONAL

Banyak orang tidak menyangka Indonesia telah memiliki pabrik yang memproduksi kondom. Kondom yang merupakan alat kontrasepsi ini diproduksi oleh salah satu anak perusahaan PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Berdasarkan Akte Notaris No. 107 tanggal 29 Desember 1998, pabrik yang berdiri diatas lahan 31000 m2 ini disahkan dengan nama PT. Mitra Rajawali Banjaran (MRB).

Berdirinya pabrik kondom Banjaran ini merupakan hasil kesepakatan antara DEPKES-BKKBN – PT. Kimia Farma, selanjutnya proyek ini dikelola oleh proyek yang merupakan tim gabungan antara BKKBN dan PT. Kimia Farma yang tertuang dalam SK Kepala BKKBN No.289/KT-005/D3/82 Tanggal 14 Juli 1982. Pada tahun 1985 pembangunan fisik pabrik dimulai dan diresmikan oleh Presiden RI ke-2 Soeharto pada tanggal 25 Februari 1987.

Penduduk Indonesia diperkirakan berjumlah 273,6 juta jiwa pada tahun 2025 nanti, dan memiliki kemungkinan untuk meningkat lagi. Oleh karena itu keberadaan alat kontrasepsi merupakan satu hal penting dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Disamping itu adanya perubahan budaya dan gaya hidup (life style) berdampak pula pada perubahan kehidupan sex sehingga kondom juga berperan dalam menghindarkan masyarakat dari penyakit IMS dan HIV/AIDS.

Dengan sumber daya manusia yang kompeten di bidang quality assurance (QA), serta mengaplikasikan sistem mutu ISO 9001 – 2000 dan ISO 13485 – 2003 menjamin sistem proses terbaik, ditunjang peralatan dan perlengkapan modern, membuat kondom produksi PT MRB berkualitas. Giri Hardyatmo, Direktur PT MRB mengatakan kualitas hasil produksi selalu dijaga dan ditingkatkan dengan melakukan berbagai pengujian pada setiap rantai proses produksi pembuatan kondom.

Komitmen PT. MRB untuk mendapatkan produk-produk prima yang berstandard kualitas internasional, membuat sebagian besar produknya diterima di pasar manca negara, diantaranya adalah Papua Nugini, Kenya, Srilangka, Singapore, Vietnam, Malaysia, Iran dan lainnya. “Tidak hanya itu, dengan kualitas produksi yang telah teruji tersebut, beberapa perusahaan dagang (trading) berbasis di Singapura telah mempercayakan pembuatan produksi kondom atau makloon ke MRB” ujar Hardyatmo.

Pabrik kondom Banjaran merupakan yang pertama di Indonesia dan yang terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas produksi maksimal sebesar 900.000 gross/tahun. Setiap kondom hasil produksi harus melewati pengetesan yang sangat ketat, antara lain tes daya rentang. Dalam proses produksinya, PT. MRB mengacu kepada standar mutu The International standard ISO 4074-2002, WHO specification Male Latex Condom 2003.

Seperti tercetak di Majalah Farmacia Edisi Maret 2009 , Halaman: 73 (789 hits)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s